Wamenag: Jamaah Haji Akan Gunakan Gelang Elektronik

JAKARTA--Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan ke depan jemaah haji Indonesia akan dilengkapi dengan gelang elektronik, namun untuk pelaksanaan musim haji 1435 H/2014 M belum bisa dilaksanakan karena negosiasi pengadaan barang tersebut belum mencapai kesepakatan.
 
Gelang elektronik, kata Wakil Menteri Agama di hadapan delegasi Aljazair yang berkunjung ke Gedung Kementeria Agama di Jakarta, Selasa, dimaksudkan untuk mengeliminir kasus jemaah haji Indonesia tersesat atau hilang ketika berada di Mekkah dalam menunaikan ritual haji.
 
Melalui gelang tersebut, lanjut Nasaruddin Umar, pergerakan seorang jemaah haji yang tersesat di jalan dapat dipantau dan diketahui posisinya. Sehingga petugas haji mudah memberi pertolongan untuk selanjutnya bisa membawa ke hotel atau pemondokannya.
 
"Kami bersyukur, dari tahun ke tahun pelaksanaan dan penyelenggaraan haji semakin baik. Namun kekurangan memang masih ada," kata Nasaruddin.
 
Delegasi Aljazair berkunjung ke Indonesia selain untuk melakukan studi banding dalam bidang perhajian juga ingin mempelajari manajamen wakaf, infak dan sadakah. Indonsia sudah memiliki badan zakat, tetapi di negeri itu baru akan dibentuk. 
 
"Karena itu kami ingin belajar dari Indonesia, termasuk manajemen haji," kata Said Ahmed, pimpinan delegasi tersebut. (ROL)