Tiga Strategi Menekan BPIH 2015

JAKARTA -- Panitia Kerja Biaya Penyelenggara Biaya Haji (Panja BPIH) Komisi VIII DPR mengungkapkan sejumlah strategi untuk mengurangi beban jamaah haji Indonesia. Strategi itu mencakup masalah biaya sewa pesawat, pemondokan, katering, dan transportasi darat. 
 
“Ada tiga upaya untuk memperbaiki hal itu,” ujar Ketua Panja BPIH, Sodik Mujahid saat Konferensi Pers di Senayan, Rabu Malam (25/3).
 
Upaya pertama, ujar Sodik, menekan biaya pesawat dengan berusaha mendapatkan harga khusus avtur dari PT Pertamina. Menurutnya, permasalahan ini akan dibicarakan secara serius nanti antara Panja BPIH dan PT Pertamina.
 
Sodik juga menjelaskan, akan menekan biaya operasional pesawat yang dipakai jamaah haji.  Untuk itu, Sodik mengaku akan membicarakan hal ini dengan PT Angkasa Pura nanti. “Kita juga akan berusaha menekan biaya pemondokan, katering, dan transportasi darat untuk diberangkatkan tim ke Arab Saudi,” ujarnya.
 
Kemudian, Sodik juga menjelaskan stratergi kedua yang berkaitan dengan subsidi dana optimalisasi setoran awal haji. Menurutnya, pihaknya akan berupaya untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak terkait langsung dengan ibadah haji. Ia menegaskan, hal ini akan dibicarakan nanti dengan Kemenag demi memksimalkan dan mensubsidi direct cost-nya.
 
Panja BPIH juga telah menetapkan strategi yang berurusan dengan optimalisasi dana APBN. Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang tidak berkenaan dengan ibadah haji harus ditanggung oleh APBN. Sehingga, tambahnya, tidak menggunakan BPIH yang dibiayai oleh jamaah dan dana optimalisasi haji. (ROL)