Jamaah Haji Sebut Fast Track Hanya 15 Menitan

MADINAH -- Jamaah haji asal Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) 1 menjadi pihak pertama yang menikmati fasilitas fast track. Mereka, yakni jamaah asal Jakarta Selatan yang tiba di Bandara Prince Mohammed Bin Abdul Aziz Madinah, Ahad (7/7). 
 
Salah satu jamaah haji, Taufik Abdullah (63) mengakui kecepatan keluar bandara. Menurutnya, fasilitas fast track yang diberikan sangat membantu jamaah untuk cepat sampai hotel, sehingga bisa langsung istirahat setelah menempuh perjalanan selama 9-10 jam di pesawat. "Sangat cepat, bagus sekali," katanya.
 
Senada dengan Taufik,  pernyataan serupa juga disampaikan Saodah. Menurutnya, layanan bandara saat ini sangat bagus. Berbeda ketika dia naik haji pada 1992 silam. Di Bandara Jeddah, ungkapnya, dirinya membutuhkan waktu hingga berjam-jam untuk bisa keluar. "Sekarang cepat sekali, kalau dulu lama," kata warga Kebayoran Baru ini.
 
Kasie Transportasi Daker Bandara, Zainal Muttaqin mengatakan, untuk memastikan fast track berjalan lancar, pihaknya harus menghubungi Maktab Wukala setengah jam sebelum jamaah haji turun di bandara. Nantinya, Maktab Wukala yang memerintahkan Naqobah (organda Arab Saudi) untuk mengirimkan bus. "Semoga semuanya lancar," katanya. 
 
Terlihat ketika kedatangan jamaah di bandara, proses keimigrasian berlangsung sangat cepat. Dari mulai turun pesawat, jamaah langsung menuju terminal Makkah Road. Di tempat ini, barang bawaan kabin jamaah dimasukan ke alat pemeriksaan x-ray sebentar. 
 
https://www.ihram.co.id/berita/puako7348/jamaah-haji-sebut-emfast-track-emhanya-15-menitan