Kemenag: Kesiapan Embarkasi Haji Capai 100 Persen

Kementerian Agama (Kemenag) memastikan kesiapan embarkasi haji pada musim haji 2013 saat ini sudah mencapai 100 persen. Hal itu disampaikan oleh Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU), Anggito Abimanyu kepada Republika jelang seminggu awal pemberangkatan calon jamaah haji pertama.

"Insya Allah 100 persen embarkasi haji sudah siap hingga jadwal keberangkatan musim haji tahun ini," kata Anggito dalam pesan singkatnya kepada Republika, Senin (2/9). 

Kesiapan sudah hampir merata di 12 embarkasi haji di seluruh Indonesia yang berangkat pada 10 September mendatang. Kesiapan embarkasi yang dimaksud diantaranya perangkat pendukung Imigrasi, dokumen, kepabeanan, penerbangan dan transportasi. 

Sekjen PHU, Cepi Supriatna menambahkan tahun ini sesuai ketetapan dari Kemenag, Bandara Halim Perdanakusuma akan difungsikan kembali menjadi embarkasi keberangkatan haji untuk wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Pemindahan embarkasi haji ke Halim ini, atas alasan renovasi Bandara Soekarno-Hatta yang saat ini masih dalam pengerjaan di sekitar embarkasi haji.

Untuk mengantisipasi adanya hambatan akibat renovasi tersebut, maka diputuskan Bandara Halim Perdanakusuma diaktifkan kembali menjadi embarkasi keberangkatan haji 2013. Kesiapan embarkasi Halim Perdanakusuma pun sudah mencapai 100 persen. 

Proses pengurusan kelengkapan dokumen dilakukan di asrama haji Pondok Gede, sehingga jamaah ketika sampai di Bandara sudah kelir semua dokumen keberangkatan.

"Ini berlaku untuk semua embarkasi di seluruh Indonesia, termasuk embarkasi antara atau penghubung," ujar Cepi. 

Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, awal pemberangkatan haji di Indonesia pada musim haji tahun ini akan dilaksanakan pada Selasa, 10 September 2013 mendatang. Sementara itu, 20 Oktober 2013 adalah awal pemulangan Jemaah haji dari Arab Saudi ke tanah air dan akan berakhir pada 18 Nopember 2013. 

Kemudian sesuai Keputusan Menteri Agama No.63 tahun 2013 ditetapkan dua maskapai udara Jemaah haji Indonesia pada 1434H/2013M, yakni PT Garuda Indonesia (GA) dan Saudi Arabia Airline (SV).

Kedua penerbangan dipandang mampu dan memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai pelaksana angkutan udara jamaah haji Indonesia.   

(rol)